Penemuan 6 Spesies Baru Jamur Zombie di Meksiko, Ilmuwan: Perilaku Semut Persis Film The Last of Us

Peneliti menemukan enam spesies jamur 'zombie' baru di Meksiko yang mampu mengendalikan otak semut dengan cara yang mirip dengan kisah The Last of Us.

Admin
Admin Verified Media or Organization • 28 Jun, 2026 Chief Editor
calendar_today Oct 10, 2026 schedule 9:00 AM visibility 1
N
News
NEWS CARD
Logo
Penemuan 6 Spesies Baru Jamur Zombie di Meksiko, Ilmuwan: Perilaku Semut Persis Film The Last of Us
“Penemuan 6 Spesies Baru Jamur Zombie di Meksiko, Ilmuwan: Perilaku Semut Persis Film The Last of Us”
Favicon
Read more on www.lokatoday.com/s/a57c6b
10 Oct 2026
https://www.lokatoday.com/s/a57c6b
Copied
Penemuan 6 Spesies Baru Jamur Zombie di Meksiko, Ilmuwan: Perilaku Semut Persis Film The Last of Us
Image via Pexels - Penemuan 6 Spesies Baru Jamur Zombie di Meksiko, Ilmuwan: Perilaku Semut Persis Film The Last of Us

Key Highlights

  • Tim peneliti menemukan enam spesies jamur Ophiocordyceps baru di hutan tropis Meksiko.
  • Jamur ini menginfeksi semut dan memanipulasi sistem saraf untuk mengendalikan perilaku inangnya.
  • Fenomena biologis ini sering dikaitkan dengan narasi fiksi ilmiah populer seperti The Last of Us.

Ancaman Baru di Hutan Tropis Meksiko

Dunia mikologi baru saja diguncang oleh penemuan mengejutkan di kedalaman hutan Meksiko. Sekelompok ilmuwan berhasil mengidentifikasi enam spesies jamur dari genus Ophiocordyceps yang memiliki kemampuan unik dan menyeramkan, yakni mengubah inangnya menjadi 'zombie'.

Jamur ini bekerja dengan menginfeksi tubuh semut, kemudian masuk ke dalam jaringan saraf. Begitu berada di dalam otak, jamur tersebut mengambil alih kendali motorik sang semut, memaksa mereka meninggalkan koloni dan memanjat ke lokasi yang lebih tinggi untuk penyebaran spora yang optimal.

? Did You Know? Spesies jamur Ophiocordyceps sangat spesifik dalam pemilihan inangnya; setiap spesies jamur biasanya hanya menargetkan satu spesies semut tertentu untuk memastikan kelangsungan hidup mereka.

Mekanisme Biologis yang Kompleks

Proses manipulasi yang dilakukan oleh jamur ini bukan sekadar parasit biasa. Ilmuwan mencatat bahwa jamur tersebut tidak menghancurkan otak semut secara langsung, melainkan menciptakan jaringan mikroskopis yang mengelilingi otot dan sistem saraf inang. Hal ini memungkinkan jamur bertindak seperti dalang yang menggerakkan boneka.

Penemuan ini memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana evolusi menciptakan strategi bertahan hidup yang sangat ekstrem. Meskipun sering disamakan dengan fenomena dalam film atau serial, seperti yang pernah kita ulas dalam topik 5 Analisis Kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 Usai Ditahan Imbang Singapura yang menyoroti betapa krusialnya strategi dalam kondisi tertekan, alam liar memiliki strategi bertahan hidup yang jauh lebih kompleks dan nyata.

Penelitian lanjutan saat ini sedang difokuskan pada bagaimana senyawa kimia yang dilepaskan jamur dapat mempengaruhi perilaku hewan. Bagi Anda yang ingin terus mengikuti perkembangan riset alam dan ilmu pengetahuan global, pastikan untuk selalu memantau informasi terkini melalui LokaToday News.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
Author
Admin

Admin Verified Media or Organization • 28 Jun, 2026 Chief Editor

Hobi Nulis

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu