Key Highlights
- AM Hendropriyono menekankan pentingnya merefleksikan kejayaan laut masa lalu untuk memperkuat pertahanan maritim Indonesia.
- Sejarah Majapahit menjadi cerminan kekuatan militer laut yang pernah disegani di kawasan Asia Tenggara.
- Pengembangan TNI AL diharapkan mampu mengadopsi semangat kedaulatan laut demi menjaga stabilitas nasional.
Refleksi Kejayaan Maritim di Era Modern
Mantan Kepala BIN, AM Hendropriyono, secara terbuka menyinggung kembali kebesaran Kerajaan Majapahit dalam konteks pertahanan negara saat ini. Ia menilai bahwa narasi sejarah maritim Nusantara bukan sekadar masa lalu, melainkan fondasi penting bagi pengembangan kekuatan TNI Angkatan Laut (TNI AL).
Menurutnya, penguasaan laut merupakan syarat mutlak bagi negara kepulauan seperti Indonesia. Kekuatan armada laut yang dimiliki Majapahit pada masanya terbukti mampu menyatukan nusantara melalui diplomasi dan kekuatan pertahanan yang solid di perairan.
Transformasi Strategis TNI AL
Tantangan geopolitik di kawasan Indo-Pasifik saat ini menuntut kesiapan militer yang lebih adaptif. Hendropriyono menekankan bahwa modernisasi alutsista harus dibarengi dengan pemahaman mendalam mengenai karakter geografis Indonesia yang sangat luas.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan militer menjadi poin krusial agar profesionalisme tetap terjaga. Hal ini senada dengan semangat yang terus didorong oleh pemerintah dalam berbagai sektor publik, sebagaimana upaya peningkatan kompetensi pemuda melalui program seperti Kemendagri Buka Pendaftaran Magang Batch 3 Tahun 2026: Tersedia 65 Kuota Mahasiswa yang juga fokus pada pembangunan SDM unggul.
Menjaga Kedaulatan di Perairan Nasional
Diskusi mengenai kekuatan laut seringkali dikaitkan dengan stabilitas nasional yang menyeluruh. Di sektor lain, perhatian pemerintah terhadap pelayanan publik juga menjadi sorotan utama, termasuk kebijakan strategis seperti instruksi Prabowo Subianto: Operasional Kereta Api Wajib Prioritaskan Pelayanan Rakyat yang mencerminkan tanggung jawab negara terhadap kenyamanan warga negara.
Kombinasi antara kekuatan pertahanan maritim yang tangguh dan pelayanan publik yang prima diyakini menjadi pilar utama kejayaan sebuah bangsa. Hendropriyono berharap elemen militer terus berpijak pada nilai-nilai historis bangsa untuk mengamankan jalur perdagangan dan perbatasan laut Indonesia dari ancaman luar.
?️ Share Your Opinion!
Apakah menurut Anda kejayaan maritim era Majapahit masih sangat relevan untuk diaplikasikan dalam strategi pertahanan TNI AL saat ini? Sampaikan pandangan Anda di kolom komentar.
Tetap ikuti LokaToday News untuk perkembangan terbaru mengenai isu pertahanan dan keamanan nasional.