Key Highlights

  • Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni melakukan peninjauan langsung titik api karhutla di Kalimantan Selatan.
  • Karakter lahan gambut yang menyimpan api di bawah permukaan menjadi tantangan utama pemadaman.
  • Pemerintah terus mengoptimalkan upaya pemulihan ekosistem melalui Kemenhut Canangkan Ambisi Pemulihan 12,3 Juta Hektare Lahan Kritis Nasional guna menekan risiko serupa di masa depan.

Analisis Karakteristik Lahan Gambut dalam Penanganan Karhutla

Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, terjun langsung ke lapangan guna meninjau titik-titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Selatan. Kunjungan ini bertujuan untuk memetakan kendala teknis yang dihadapi tim di lapangan saat berhadapan dengan api yang melahap kawasan hutan.

Dalam tinjauannya, Raja Juli menjelaskan bahwa karakteristik lahan gambut menjadi faktor paling krusial. Api yang terlihat padam di permukaan seringkali masih menyala di bagian bawah tanah, merambat secara perlahan melalui lapisan bahan organik yang tebal.

Tantangan Pemadaman dan Dampak Lingkungan

Proses pembasahan lahan atau rewetting menjadi langkah yang dinilai paling efektif untuk mengunci api agar tidak meluas. Namun, akses menuju titik api di wilayah gambut seringkali sulit dijangkau oleh kendaraan taktis maupun alat pemadam konvensional.

Upaya mitigasi ini sejalan dengan komitmen pemerintah yang lebih luas terkait tata kelola lahan berkelanjutan. Hal ini berbeda dengan kompleksitas isu di luar negeri, seperti yang terlihat pada Kontroversi Regulasi Lahan Argentina: Isu Penjualan Tanah ke Pihak Asing Memicu Polemik yang memiliki dimensi kebijakan yang sangat kontras dengan tantangan geografis di Indonesia.

FAQ

Apa yang membuat api di lahan gambut sulit dipadamkan?
Lahan gambut memiliki material organik yang mudah terbakar dan bisa menahan panas dalam waktu lama, sehingga api sering kali tetap menyala di bawah permukaan meski bagian atas tampak sudah padam.

Apa langkah utama pemerintah dalam menangani karhutla di Kalsel?
Selain pemadaman aktif, pemerintah berfokus pada upaya pembasahan gambut (rewetting) dan pemulihan lahan kritis untuk mengembalikan kelembapan alami ekosistem agar tidak mudah terbakar di masa depan.

Tetap ikuti LokaToday News untuk selalu mendapatkan berita terkini.