Key Highlights

  • Tim SAR gabungan kembali menyisir sepanjang aliran Kali Licin, Depok.
  • Fokus utama pencarian adalah menemukan potongan kaki korban mutilasi yang belum ditemukan.
  • Proses evakuasi dan penyelidikan melibatkan unit K-9 dan tim penyelam.

Upaya Pencarian di Lokasi Kejadian

Memasuki hari kedua, tim kepolisian bersama dengan tim SAR gabungan kembali melakukan penyisiran intensif di sepanjang aliran Kali Licin, Pancoran Mas, Depok. Fokus utama dari operasi ini adalah menemukan potongan tubuh korban mutilasi yang hingga saat ini masih belum ditemukan.

Petugas menyisir area sungai dengan menggunakan perahu karet dan menerjunkan tim penyelam untuk memeriksa dasar kali yang keruh. Kondisi arus sungai yang cukup deras menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan dalam proses pencarian ini.

Pengerahan Unit K-9 dan Penyelidikan Forensik

Selain penyisiran fisik, pihak kepolisian juga mengerahkan unit K-9 untuk melacak jejak di sekitar bantaran sungai. Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada bukti pendukung lain yang tertinggal atau dibuang oleh pelaku di area tersebut.

Hasil temuan yang berhasil didapatkan dari area ini nantinya akan segera dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk dilakukan pemeriksaan forensik lebih lanjut. Hal ini krusial untuk membantu proses identifikasi korban yang menjadi bagian utama dalam pengungkapan kasus tersebut.

Sinergi Aparat dalam Menjaga Ketertiban

Keamanan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan kasus besar. Upaya cepat dari pihak berwenang dalam menuntaskan penyelidikan juga terlihat pada berbagai kejadian lainnya, seperti saat Polri Selesaikan 97 Kasus Buruh, Sahroni: Komitmen Kapolri Jaga Kelompok Rentan Terbukti sebagai bentuk dedikasi Polri terhadap stabilitas sosial.

?️ Share Your Opinion!

Bagaimana pendapat Anda mengenai efektivitas sistem keamanan di wilayah pemukiman guna mencegah tindak kriminalitas berat seperti ini? Berikan komentar Anda di bawah.

Untuk liputan berita yang lebih detail mengenai perkembangan kasus ini, kunjungi Lokatoday.com.