Debalang SAD Bukit 12 Bantah Keras Tuduhan Penculikan Bayi, Sebut Perannya Hanya Penengah

Debalang SAD Bukit 12 membantah keras tuduhan membawa kabur bayi 8 bulan. Pihaknya mengaku hanya berperan sebagai penengah dalam konflik keluarga.

Admin
Admin Verified Media or Organization • 28 Jun, 2026 Chief Editor
calendar_today Jul 31, 2026 schedule 9:30 AM visibility 2
N
News
NEWS CARD
Logo
Debalang SAD Bukit 12 Bantah Keras Tuduhan Penculikan Bayi, Sebut Perannya Hanya Penengah
“Debalang SAD Bukit 12 Bantah Keras Tuduhan Penculikan Bayi, Sebut Perannya Hanya Penengah”
Favicon
Read more on www.lokatoday.com/s/1d4b06
31 Jul 2026
https://www.lokatoday.com/s/1d4b06
Copied
Debalang SAD Bukit 12 Bantah Keras Tuduhan Penculikan Bayi, Sebut Perannya Hanya Penengah
Image via Pexels - Debalang SAD Bukit 12 Bantah Keras Tuduhan Penculikan Bayi, Sebut Perannya Hanya Penengah

Key Highlights

  • Pihak Debalang SAD Bukit 12 menyatakan tidak pernah melakukan penculikan terhadap bayi berusia 8 bulan.
  • Mereka menegaskan bahwa kehadiran mereka dalam kasus tersebut hanya sebagai mediator konflik internal.
  • Proses verifikasi fakta terus berjalan untuk meluruskan duduk perkara yang sempat mencuat di masyarakat.

Klarifikasi Terkait Isu Penculikan

Isu mengenai dugaan pelarikan bayi berusia delapan bulan di wilayah Bukit 12, Jambi, akhirnya mendapat tanggapan dari pihak Debalang SAD (Suku Anak Dalam). Melalui perwakilannya, mereka membantah seluruh narasi yang menyebutkan bahwa pihaknya terlibat dalam tindakan kriminal penculikan anak.

Pihak Debalang menjelaskan bahwa kehadiran mereka di lokasi kejadian justru bertujuan untuk mendamaikan pihak-pihak yang berseteru. Dalam tradisi mereka, penengah diperlukan guna menghindari eskalasi konflik yang lebih luas di tengah komunitas.

Peran Mediasi dalam Budaya Lokal

Kejadian ini sempat memicu kegaduhan publik lantaran beredar informasi yang simpang siur mengenai nasib bayi tersebut. Pihak Debalang menekankan bahwa mereka sangat menghormati hak asasi manusia dan aturan hukum yang berlaku di Indonesia.

? Did You Know? Masyarakat Suku Anak Dalam di Jambi memiliki sistem hukum adat yang kuat untuk menyelesaikan sengketa keluarga secara musyawarah sebelum melibatkan pihak luar.

Situasi di lapangan kini mulai terpantau kondusif. Meski demikian, aparat kepolisian diharapkan tetap melakukan pengawasan ketat demi memastikan keselamatan bayi tersebut, mirip dengan perhatian publik pada Kisah Haru Adopsi 'Cinta Pada Pandangan Pertama', Bayi Indonesia Diduga Korban Perdagangan Orang yang sempat ramai dibicarakan.

Pihak Debalang berkomitmen untuk kooperatif jika diperlukan keterangan lebih lanjut oleh pihak berwajib. Untuk liputan berita yang lebih detail, kunjungi Lokatoday.com.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
Author
Admin

Admin Verified Media or Organization • 28 Jun, 2026 Chief Editor

Hobi Nulis

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu