Harapan Alissa Wahid Terkait Muktamar NU: Menjaga Marwah Organisasi dan Kemandirian

Putri sulung Gus Dur, Alissa Wahid, angkat bicara mengenai harapannya terhadap Muktamar NU demi menjaga integritas dan kemandirian organisasi keagamaan.

Admin
Admin Verified Media or Organization • 28 Jun, 2026 Chief Editor
calendar_today Aug 18, 2026 schedule 7:45 AM visibility 1
N
News
NEWS CARD
Logo
Harapan Alissa Wahid Terkait Muktamar NU: Menjaga Marwah Organisasi dan Kemandirian
“Harapan Alissa Wahid Terkait Muktamar NU: Menjaga Marwah Organisasi dan Kemandirian”
Favicon
Read more on www.lokatoday.com/s/8b6ac3
18 Aug 2026
https://www.lokatoday.com/s/8b6ac3
Copied
Harapan Alissa Wahid Terkait Muktamar NU: Menjaga Marwah Organisasi dan Kemandirian
Image via Pexels - Harapan Alissa Wahid Terkait Muktamar NU: Menjaga Marwah Organisasi dan Kemandirian

Key Highlights

  • Alissa Wahid menekankan pentingnya menjaga marwah NU dari kepentingan politik praktis.
  • Muktamar diharapkan menjadi ajang penguatan kemandirian organisasi di tingkat akar rumput.
  • Penyelenggaraan acara harus mencerminkan nilai-nilai moderasi yang diwariskan Gus Dur.

Harapan Besar untuk Masa Depan NU

Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid atau yang akrab disapa Alissa Wahid menyampaikan pandangan kritisnya menjelang perhelatan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU). Sebagai putri sulung dari tokoh besar NU, KH Abdurrahman Wahid, ia menyoroti urgensi organisasi dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

Ia berharap agenda besar ini tidak hanya terpaku pada pemilihan kepemimpinan semata. Fokus utama semestinya diarahkan pada penguatan layanan umat serta menjaga organisasi dari berbagai tarikan kepentingan pihak luar yang ingin memanfaatkan basis massa besar NU.

Menjaga Nilai Moderasi dan Kemandirian

Dalam pandangannya, kemandirian NU harus menjadi napas utama setiap pengambilan keputusan di Muktamar. Hal ini mencakup kemandirian secara finansial hingga kemandirian dalam menentukan arah kebijakan publik yang berpihak pada kaum nahdliyin.

Moderasi beragama yang menjadi ciri khas organisasi juga diharapkan terus dikawal melalui regenerasi kepemimpinan yang progresif. Semangat untuk tetap berada di tengah, tidak condong ke kanan maupun kiri, adalah warisan yang menurutnya harus tetap dijaga oleh para pengurus di semua tingkatan.

Tantangan Organisasi di Tengah Dinamika Nasional

Tentu saja, peran strategis NU dalam menjaga kestabilan nasional tidak bisa dilepaskan dari berbagai isu yang sedang berkembang. Di tengah dinamika pembangunan infrastruktur sosial dan ekonomi, organisasi keagamaan dituntut untuk selalu relevan bagi masyarakat luas, mirip dengan upaya pemerintah dalam Mentan Amran Tawarkan Ekspor 10 Ribu Ton Beras dan Sawit ke Singapura, Perkuat Ketahanan Pangan Regional yang memerlukan dukungan stabilitas di tingkat akar rumput.

FAQ

Apa pesan utama Alissa Wahid untuk Muktamar NU mendatang?
Pesan utamanya adalah menjaga kemandirian organisasi agar tidak terjebak dalam politik praktis dan tetap berfokus pada pengabdian kepada umat.

Mengapa peran NU dianggap krusial menurut perspektif keluarga Gus Dur?
Karena NU merupakan pilar penting dalam menjaga moderasi Islam dan persatuan bangsa di tengah keragaman masyarakat Indonesia.

Untuk liputan berita yang lebih detail mengenai isu organisasi kemasyarakatan, kunjungi Lokatoday.com.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
Author
Admin

Admin Verified Media or Organization • 28 Jun, 2026 Chief Editor

Hobi Nulis

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu