Karhutla Meluas, WALHI Kritik Keras Langkah Pencegahan Pemerintah

Kebakaran hutan dan lahan kembali marak. WALHI menyoroti lemahnya upaya mitigasi pemerintah dalam menangani krisis lingkungan yang terus berulang.

Admin
Admin Verified Media or Organization • 28 Jun, 2026 Chief Editor
calendar_today Oct 18, 2026 schedule 10:00 PM visibility 1
N
News
NEWS CARD
Logo
Karhutla Meluas, WALHI Kritik Keras Langkah Pencegahan Pemerintah
“Karhutla Meluas, WALHI Kritik Keras Langkah Pencegahan Pemerintah”
Favicon
Read more on www.lokatoday.com/s/05660b
18 Oct 2026
https://www.lokatoday.com/s/05660b
Copied
Karhutla Meluas, WALHI Kritik Keras Langkah Pencegahan Pemerintah
Image via Pexels - Karhutla Meluas, WALHI Kritik Keras Langkah Pencegahan Pemerintah

Key Highlights

  • Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali meningkat di berbagai wilayah Indonesia.
  • WALHI menilai pemerintah gagal melakukan upaya pencegahan yang komprehensif.
  • Kondisi lahan kritis menjadi ancaman serius bagi ekosistem dan kesehatan masyarakat.

Kritik Tajam Terhadap Mitigasi Karhutla

Gelombang kebakaran hutan dan lahan yang terjadi belakangan ini kembali memicu keprihatinan publik. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) secara terbuka mengkritik langkah pemerintah yang dinilai lebih fokus pada pemadaman ketimbang pencegahan dini.

Data di lapangan menunjukkan titik panas terus bermunculan di sejumlah provinsi. Menurut pengamat lingkungan, pola penanganan yang reaktif ini menciptakan siklus kerusakan yang sulit diputus setiap tahunnya. Minimnya pengawasan terhadap perusahaan pemegang konsesi lahan seringkali menjadi akar masalah yang tidak tersentuh secara tegas.

? Did You Know? Lahan gambut yang terbakar melepaskan emisi karbon jauh lebih besar dibandingkan hutan biasa karena kandungan material organik yang sangat tebal di bawah permukaannya.

Dampak Ekonomi dan Lingkungan

Krisis karhutla tidak hanya merusak biodiversitas, tetapi juga memengaruhi sektor ekonomi secara makro. Gangguan rantai pasok komoditas sering kali dipicu oleh ketidakpastian lingkungan, sebagaimana terlihat pada fluktuasi Harga CPO Kembali Menguat ke MYR 4.740 per Ton, Nikel Alami Koreksi Harga di Pasar Global yang kini menjadi perhatian para pelaku pasar.

Pemerintah diharapkan segera melakukan audit menyeluruh terhadap kebijakan tata kelola hutan. Tanpa pembenahan regulasi dan pengawasan ketat, target untuk memulihkan ekosistem akan semakin sulit tercapai. Inovasi teknologi seperti Terobosan Pertanian: Pupuk Hayati Dinosaurus Ubah Lahan Kritis Jadi Produktif mungkin bisa menjadi salah satu solusi teknis, namun aspek pencegahan pembakaran hutan tetap menjadi prioritas utama. Tetap ikuti LokaToday News untuk perkembangan terbaru mengenai isu lingkungan ini.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
Author
Admin

Admin Verified Media or Organization • 28 Jun, 2026 Chief Editor

Hobi Nulis

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu