Kasus Gratifikasi Bea Cukai: Pejabat Diduga Terima Batik dari Aliran Dana Suap
Seorang pejabat Bea Cukai terjerat dugaan gratifikasi. Meski sempat menolak uang tunai, barang berupa batik ditemukan sebagai aliran suap yang diterima.
N
News
NEWS CARD
“Kasus Gratifikasi Bea Cukai: Pejabat Diduga Terima Batik dari Aliran Dana Suap”
Read more on
www.lokatoday.com/s/9cd2ec
31 Jul 2026
Key Highlights
- Pejabat Bea Cukai diduga menerima gratifikasi berupa barang mewah meski telah menolak pemberian uang tunai.
- Temuan batik dalam rangkaian aliran dana suap menjadi salah satu bukti kunci dalam pemeriksaan.
- Penyelidikan mendalam terus dilakukan untuk mengungkap pola tindak pidana korupsi yang lebih luas di instansi terkait.
Modus Baru dalam Aliran Gratifikasi
Penyidikan terhadap oknum pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kini memasuki babak baru. Fakta mengejutkan terungkap di persidangan di mana pemberian suap tidak lagi selalu berbentuk uang tunai. Dalam beberapa kesempatan, pemberian berupa barang bernilai ekonomi tinggi, termasuk kain batik eksklusif, diduga menjadi cara untuk mengelabui deteksi otoritas pengawasan internal.
auto_awesome
Ai Assisted
This article is curated and summarized by AI from multiple sources.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0
Author
Admin Verified Media or Organization • 28 Jun, 2026 Chief Editor
Hobi Nulis