Menteri PKP Sebut Hunian Vertikal TOD Manggarai sebagai Model Baru Perkotaan

Menteri PKP menargetkan kawasan TOD Manggarai sebagai percontohan hunian vertikal modern untuk mengatasi masalah lahan dan mobilitas di kota besar.

Admin
Admin Verified Media or Organization • 28 Jun, 2026 Chief Editor
calendar_today Sep 24, 2026 schedule 4:00 AM visibility 1
N
News
NEWS CARD
Logo
Menteri PKP Sebut Hunian Vertikal TOD Manggarai sebagai Model Baru Perkotaan
“Menteri PKP Sebut Hunian Vertikal TOD Manggarai sebagai Model Baru Perkotaan”
Favicon
Read more on www.lokatoday.com/s/b6dfdf
24 Sep 2026
https://www.lokatoday.com/s/b6dfdf
Copied
Menteri PKP Sebut Hunian Vertikal TOD Manggarai sebagai Model Baru Perkotaan
Image via Pexels - Menteri PKP Sebut Hunian Vertikal TOD Manggarai sebagai Model Baru Perkotaan

Key Highlights

  • Kawasan Transit Oriented Development (TOD) Manggarai diintegrasikan sebagai solusi hunian vertikal bagi masyarakat urban.
  • Pemerintah fokus menekan angka backlog perumahan melalui pemanfaatan lahan strategis di pusat transportasi.
  • Konsep ini diharapkan mampu mengurangi beban mobilitas warga dengan menempatkan tempat tinggal dekat dengan moda transportasi massal.

Transformasi Hunian di Jantung Ibu Kota

Pembangunan hunian vertikal di kawasan Transit Oriented Development (TOD) Manggarai kini menjadi fokus strategis Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Langkah ini diambil untuk menciptakan ekosistem tempat tinggal yang efisien bagi pekerja urban yang selama ini banyak menghabiskan waktu di perjalanan.

Lokasi Manggarai dipilih karena posisinya sebagai titik temu berbagai moda transportasi utama di Jakarta. Dengan hunian yang terintegrasi langsung dengan stasiun, masyarakat mendapatkan akses mobilitas yang jauh lebih cepat dan terjangkau.

? Did You Know? Konsep TOD dirancang untuk meminimalisir ketergantungan pada kendaraan pribadi dengan mengedepankan integrasi hunian, perkantoran, dan ruang publik di radius 400-800 meter dari stasiun.

Menjawab Tantangan Backlog Perumahan

Pemerintah menyadari bahwa tantangan penyediaan rumah di pusat kota kian berat akibat kelangkaan lahan. Pemanfaatan lahan milik negara di area TOD menjadi jalan keluar untuk menampung kepadatan penduduk sekaligus menjaga keterjangkauan harga bagi kelompok menengah ke bawah.

Seiring dengan upaya pembenahan infrastruktur perkotaan, stabilitas ekonomi nasional tetap menjadi perhatian utama agar daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok, sebagaimana Emas Dunia Stabil di US$4.339, Emas Antam Bertahan Rp2,69 Juta: Pasar Menanti Sinyal Ekonomi Global. Strategi hunian ini merupakan bagian dari visi jangka panjang untuk menciptakan tata kota yang lebih manusiawi dan berkelanjutan di masa depan. Tetap ikuti LokaToday News untuk perkembangan terbaru mengenai proyek strategis ini.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
Author
Admin

Admin Verified Media or Organization • 28 Jun, 2026 Chief Editor

Hobi Nulis

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu