Skandal Suap Masuk Kedokteran Unsoed: Oknum Warek Diduga Peras Orang Tua Rp 650 Juta

Kasus dugaan pemerasan oleh oknum Wakil Rektor Unsoed terhadap calon mahasiswa kedokteran mencuat setelah korban menyetor Rp 650 juta namun gagal lulus.

Admin
Admin Verified Media or Organization • 28 Jun, 2026 Chief Editor
calendar_today Oct 7, 2026 schedule 10:30 AM visibility 0
N
News
NEWS CARD
Logo
Skandal Suap Masuk Kedokteran Unsoed: Oknum Warek Diduga Peras Orang Tua Rp 650 Juta
“Skandal Suap Masuk Kedokteran Unsoed: Oknum Warek Diduga Peras Orang Tua Rp 650 Juta”
Favicon
Read more on www.lokatoday.com/s/dde672
7 Oct 2026
https://www.lokatoday.com/s/dde672
Copied
Skandal Suap Masuk Kedokteran Unsoed: Oknum Warek Diduga Peras Orang Tua Rp 650 Juta
Image via Pexels - Skandal Suap Masuk Kedokteran Unsoed: Oknum Warek Diduga Peras Orang Tua Rp 650 Juta

Key Highlights

  • Seorang oknum Wakil Rektor di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) diduga terlibat praktik pemerasan.
  • Tersangka menjanjikan kelulusan masuk Fakultas Kedokteran dengan imbalan sebesar Rp 650 juta.
  • Calon mahasiswa yang telah membayar justru dinyatakan tidak lulus seleksi masuk.

Dugaan Praktik Percaloan di Lingkungan Kampus

Dunia pendidikan tinggi tanah air kembali tercoreng oleh aksi dugaan penipuan bermodus jalur belakang. Kali ini, sorotan tertuju pada Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) setelah seorang oknum Wakil Rektor dilaporkan ke pihak kepolisian terkait dugaan pemerasan terhadap orang tua calon mahasiswa.

Orang tua calon mahasiswa mengaku telah menyetorkan uang sebesar Rp 650 juta kepada oknum tersebut. Pembayaran ini diklaim sebagai syarat agar anaknya dapat diterima di Fakultas Kedokteran. Namun, setelah dana besar tersebut berpindah tangan, sang calon mahasiswa tetap gagal dalam proses seleksi resmi.

Langkah Hukum dan Penyelidikan

Pihak keluarga yang merasa dirugikan akhirnya menempuh jalur hukum untuk mendapatkan keadilan. Kasus ini kini tengah didalami oleh aparat kepolisian untuk memastikan apakah ada keterlibatan pihak lain dalam jaringan percaloan di lingkup universitas tersebut. Pihak universitas sendiri diharapkan bersikap kooperatif selama proses investigasi berlangsung.

Skandal ini menambah daftar panjang tantangan integritas dalam dunia pendidikan yang belakangan ini juga berfokus pada penguatan peran keluarga dalam pendidikan anak guna mencetak generasi dengan karakter yang jujur. Publik menanti transparansi penuh dari pihak kampus maupun penegak hukum agar kepercayaan masyarakat terhadap dunia akademis tetap terjaga.

Untuk liputan berita yang lebih detail mengenai perkembangan kasus ini, kunjungi Lokatoday.com.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
Author
Admin

Admin Verified Media or Organization • 28 Jun, 2026 Chief Editor

Hobi Nulis

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu