Tradisi Endog-endogan Banyuwangi: Arak 6 Ton Telur Rayakan Maulid Nabi dengan Meriah

Masyarakat Banyuwangi merayakan Maulid Nabi dengan tradisi Endog-endogan, mengarak 6 ton telur hias sebagai wujud syukur dan kebersamaan warga.

Admin
Admin Verified Media or Organization • 28 Jun, 2026 Chief Editor
calendar_today Oct 23, 2026 schedule 7:00 PM visibility 1
N
News
NEWS CARD
Logo
Tradisi Endog-endogan Banyuwangi: Arak 6 Ton Telur Rayakan Maulid Nabi dengan Meriah
“Tradisi Endog-endogan Banyuwangi: Arak 6 Ton Telur Rayakan Maulid Nabi dengan Meriah”
Favicon
Read more on www.lokatoday.com/s/9e026b
23 Oct 2026
https://www.lokatoday.com/s/9e026b
Copied
Tradisi Endog-endogan Banyuwangi: Arak 6 Ton Telur Rayakan Maulid Nabi dengan Meriah
Image via Pexels - Tradisi Endog-endogan Banyuwangi: Arak 6 Ton Telur Rayakan Maulid Nabi dengan Meriah

Key Highlights

  • Ribuan warga Banyuwangi tumpah ruah mengikuti pawai budaya Endog-endogan untuk merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW.
  • Total enam ton telur hias diarak mengelilingi berbagai sudut kota dalam balutan ornamen kembang telur yang berwarna-warni.
  • Tradisi ini menjadi simbol gotong royong dan rasa syukur masyarakat setempat yang telah berlangsung turun-temurun.

Semarak Perayaan Maulid di Ujung Timur Pulau Jawa

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Banyuwangi selalu menyajikan pemandangan unik. Ribuan telur yang ditancapkan pada batang pisang hias atau bambu, yang lazim disebut kembang telur, menjadi pusat perhatian di setiap sudut jalanan.

Perayaan tahun ini mencatatkan angka fantastis dengan total enam ton telur yang disiapkan oleh warga secara swadaya. Telur-telur tersebut tidak hanya berfungsi sebagai dekorasi, melainkan akan dibagikan kembali kepada masyarakat setelah prosesi doa bersama selesai dilakukan.

Filosofi di Balik Kembang Telur

Bagi masyarakat Banyuwangi, telur memiliki makna filosofis yang mendalam. Kulit telur melambangkan tekad, putih telur sebagai simbol kesucian hati, dan kuning telur yang bermakna kemakmuran bagi sesama.

Prosesi ini melibatkan partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari santri, pelajar, hingga instansi pemerintah lokal. Keberhasilan menjaga tradisi di tengah arus modernisasi ini menjadi bukti ketahanan budaya lokal Indonesia yang kuat, serupa dengan upaya menjaga stabilitas sosial di berbagai sektor, termasuk yang dibahas dalam Badan Gizi Nasional Ambil Langkah Tegas, 261 Pegawai Bermasalah Resmi Diberhentikan dalam menjaga integritas lembaga.

Mempererat Tali Persaudaraan

Kegiatan ini bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan momentum untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga. Antusiasme masyarakat terlihat dari iring-iringan kendaraan hias yang membawa kembang telur, diiringi lantunan selawat yang menggema sepanjang rute pawai.

Pemerintah daerah setempat terus berupaya menjadikan tradisi ini sebagai daya tarik wisata religi yang berkelanjutan. Inovasi dalam pelestarian budaya daerah memang menjadi kunci, sebagaimana halnya kolaborasi strategis dalam sektor industri, seperti yang terlihat pada Semen Tonasa Perkuat Sinergi dengan Unhas untuk Inovasi Industri Berkelanjutan yang terus dikembangkan saat ini.

Ikuti LokaToday News untuk selalu mendapatkan berita terkini.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
Author
Admin

Admin Verified Media or Organization • 28 Jun, 2026 Chief Editor

Hobi Nulis

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu