Key Highlights

  • Kelompok Cendekiawan Kreatif (KCK) FEB Universitas Widyatama menggelar program pemberdayaan di Lapas Perempuan.
  • Inisiatif ini difokuskan pada peningkatan keterampilan kewirausahaan bagi warga binaan sebagai bekal kemandirian.
  • Radea Respati memberikan apresiasi atas kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung rehabilitasi sosial.

Sinergi Akademisi dan Warga Binaan

Program pengabdian masyarakat yang diinisiasi oleh Kelompok Cendekiawan Kreatif (KCK) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Widyatama kini menjadi sorotan positif. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan tersebut bertujuan memberikan pembekalan ekonomi kreatif dan manajemen usaha kecil.

Radea Respati menyatakan bahwa langkah ini merupakan bentuk nyata kepedulian akademisi terhadap integrasi sosial. Menurutnya, pemberdayaan di dalam lapas bukan sekadar kegiatan formalitas, melainkan investasi sumber daya manusia agar warga binaan memiliki daya saing setelah masa hukumannya berakhir.

? Did You Know? Universitas Widyatama sering melibatkan mahasiswa dalam program pengabdian masyarakat yang terintegrasi dengan pengembangan UMKM lokal di berbagai wilayah Jawa Barat.

Pentingnya Keterampilan Praktis untuk Masa Depan

Fokus utama dari program ini adalah melatih warga binaan dalam merancang model bisnis sederhana dan manajemen keuangan rumah tangga. Keterampilan praktis ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi bagi mereka saat kembali ke masyarakat nantinya.

Pengembangan diri yang terencana sangat krusial bagi narapidana. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam menekan angka residivisme melalui pendidikan formal dan non-formal. Mempelajari manajemen keuangan pribadi saat ini sama pentingnya dengan memahami instrumen lain seperti yang dibahas dalam panduan Berapa Lama Investasi Emas agar Menguntungkan? Simak Strategi Jitu Berikut bagi masyarakat luas.

Komitmen Berkelanjutan

Pihak Universitas Widyatama berkomitmen untuk menjadikan program ini sebagai kegiatan berkelanjutan. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan mampu memperluas jangkauan pelatihan, termasuk akses pemasaran produk karya warga binaan melalui platform digital.

Kolaborasi antara perguruan tinggi dan instansi pemasyarakatan ini memberikan secercah harapan baru bagi warga binaan untuk mandiri secara ekonomi. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai perkembangan kegiatan pemberdayaan masyarakat lainnya, tetap ikuti LokaToday News.