Key Highlights

  • Tim dosen Poltekkes Kemenkes Makassar menciptakan formula spray pengusir nyamuk berbasis bahan alami.
  • Penerapan teknologi ini menyasar wilayah endemis DBD di Kelurahan Banta-Bantaeng.
  • Inovasi ini bertujuan mengurangi ketergantungan masyarakat pada bahan kimia sintetis yang berbahaya bagi kesehatan.

Solusi Alami di Tengah Ancaman DBD

Peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di kawasan padat penduduk menuntut solusi yang praktis namun tetap aman bagi lingkungan. Menyikapi hal tersebut, tim dosen dari Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Makassar mengambil langkah preventif dengan memanfaatkan potensi tanaman lokal.

Mereka berhasil mengolah serai menjadi sediaan spray antinyamuk yang efektif. Pemilihan serai didasarkan pada kandungan senyawa kimia alami seperti sitronelal yang dikenal ampuh untuk mengusir nyamuk Aedes aegypti, vektor utama penyebar virus dengue.

Penerapan di Kelurahan Banta-Bantaeng

Pengabdian masyarakat ini difokuskan di Kelurahan Banta-Bantaeng, Makassar, yang tercatat sebagai wilayah dengan risiko penularan DBD yang cukup tinggi. Sosialisasi dan praktik pembuatan spray dilakukan langsung di hadapan warga untuk memastikan kemandirian masyarakat dalam memproduksi alat perlindungan diri secara mandiri.

Selain memberikan pelatihan teknis, tim pengabdi juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai syarat utama keberhasilan pengendalian vektor. Upaya ini sejalan dengan berbagai Ujian Kepatuhan Konstitusi: Menyoroti Rekam Jejak Pemerintah dan Implikasi Putusan Anggaran MBG yang terus dipantau untuk memastikan program-program strategis tepat sasaran ke level akar rumput.

Keunggulan Formula Tanpa Bahan Kimia

Penggunaan ekstrak serai memberikan keunggulan dibandingkan produk komersial berbahan pestisida sintetis. Selain tidak meninggalkan residu beracun pada furnitur atau dinding rumah, aroma khas serai juga memberikan kenyamanan bagi penghuni rumah. Uji coba awal menunjukkan respons positif dari masyarakat setempat yang kini mulai beralih menggunakan bahan-bahan alami untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

Inisiatif kesehatan masyarakat ini menjadi bukti nyata bagaimana riset akademis dapat diubah menjadi aksi nyata. Teruslah membaca Lokatoday.com untuk mendapatkan berita terkini mengenai perkembangan kesehatan masyarakat dan inovasi daerah lainnya.