Key Highlights

  • Ruas jalan di kawasan Pulo Gadung amblas sejak empat bulan lalu dan belum tersentuh perbaikan.
  • Kondisi jalan yang rusak parah memicu kemacetan dan mengancam keselamatan pengendara.
  • Warga setempat mendesak pihak berwenang untuk segera mengambil tindakan perbaikan.

Jakarta Timur – Sebuah ruas jalan vital di kawasan Pulo Gadung, Jakarta Timur, mengalami amblas parah dan telah dibiarkan tanpa perbaikan selama empat bulan terakhir. Kondisi ini menimbulkan keresahan di kalangan warga dan pengguna jalan, serta mengganggu kelancaran arus lalu lintas harian.

Titik amblas dilaporkan berada di Jalan I Gusti Ngurah Rai, dekat putaran balik Stasiun Buaran menuju Jalan Radin Inten. Kerusakan ini tidak hanya berupa retakan kecil, melainkan lubang besar dengan kedalaman yang cukup signifikan, menjadikannya jebakan berbahaya bagi pengendara, terutama roda dua.

Sejumlah warga mengungkapkan kekecewaan mereka atas lambatnya respons dari pihak terkait. "Sudah empat bulan, Mas, jalan ini amblas. Setiap hari saya lewat sini dan selalu was-was," ujar Dedi, salah seorang pengendara ojek daring yang kerap melintasi area tersebut.

Kondisi jalan yang amblas tersebut diperparah dengan minimnya rambu peringatan yang memadai. Hanya terlihat beberapa pembatas seadanya yang dipasang warga secara swadaya, jauh dari standar keselamatan jalan raya.

Menurut keterangan warga sekitar, jalan mulai amblas sejak akhir Maret atau awal April lalu. Awalnya hanya retakan kecil, namun terus meluas dan dalam seiring waktu, terutama saat musim hujan dan beban kendaraan yang melintas.

Dampak yang paling dirasakan adalah kemacetan panjang, khususnya pada jam sibuk. Pengendara harus memperlambat laju kendaraan dan melakukan manuver menghindar, yang seringkali menyebabkan antrean kendaraan mengular.

Selain itu, risiko kecelakaan sangat tinggi, terutama di malam hari atau saat visibilitas berkurang. Beberapa insiden kecil seperti pengendara motor terperosok atau oleng telah dilaporkan oleh warga setempat.

Masyarakat Pulo Gadung berharap pemerintah daerah, dalam hal ini Dinas Bina Marga DKI Jakarta, dapat segera turun tangan. Perbaikan infrastruktur jalan merupakan prioritas untuk memastikan keamanan dan kenyamanan publik.

Kinerja pemerintah daerah dalam menjaga kualitas infrastruktur sangat krusial. Seperti halnya upaya digitalisasi Jasa Raharja yang mempercepat santunan korban kecelakaan, efisiensi dalam penanganan kerusakan jalan juga diharapkan dapat ditingkatkan untuk mencegah insiden yang tidak diinginkan.

Warga berharap agar perbaikan bisa segera dilakukan sebelum kerusakan semakin parah dan menimbulkan dampak yang lebih luas terhadap mobilitas serta perekonomian lokal. Tetap ikuti LokaToday News untuk perkembangan terbaru terkait perbaikan jalan ini.