APTI Jatim Desak Pemerintah Kaji Ulang PP 28/2024 demi Kelangsungan Industri Tembakau

Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Jatim meminta pemerintah meninjau kembali PP Nomor 28 Tahun 2024 yang dianggap memberatkan ekosistem tembakau.

Admin
Admin Verified Media or Organization • 28 Jun, 2026 Chief Editor
calendar_today Oct 17, 2026 schedule 11:30 AM visibility 1
N
News
NEWS CARD
Logo
APTI Jatim Desak Pemerintah Kaji Ulang PP 28/2024 demi Kelangsungan Industri Tembakau
“APTI Jatim Desak Pemerintah Kaji Ulang PP 28/2024 demi Kelangsungan Industri Tembakau”
Favicon
Read more on www.lokatoday.com/s/9d8dfa
17 Oct 2026
https://www.lokatoday.com/s/9d8dfa
Copied
APTI Jatim Desak Pemerintah Kaji Ulang PP 28/2024 demi Kelangsungan Industri Tembakau
Image via Pexels - APTI Jatim Desak Pemerintah Kaji Ulang PP 28/2024 demi Kelangsungan Industri Tembakau

Key Highlights

  • APTI Jawa Timur menyoroti pasal-pasal dalam PP Nomor 28 Tahun 2024 yang dinilai mengancam ekonomi petani.
  • Pemerintah didorong melakukan revisi agar regulasi tidak mematikan mata pencaharian jutaan orang di sektor tembakau.
  • Dampak aturan ini diprediksi meluas hingga ke sektor hilir industri nasional.

Desakan Peninjauan Regulasi

Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Jawa Timur secara resmi menyampaikan keberatannya terhadap Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2024. Regulasi yang merupakan aturan turunan dari Undang-Undang Kesehatan ini dipandang memiliki poin-poin yang kurang berpihak pada kesejahteraan petani lokal.

Para pelaku usaha tani tembakau merasa bahwa pembatasan yang tertuang dalam beleid tersebut terlalu agresif. Mereka khawatir hal ini justru akan menekan harga beli komoditas di tingkat petani dan menurunkan serapan hasil panen secara signifikan.

Kekhawatiran Terhadap Dampak Ekonomi

Sektor pertembakauan selama ini menjadi tulang punggung ekonomi bagi banyak daerah di Jawa Timur. Pemberlakuan aturan baru tanpa kajian mendalam terhadap realitas lapangan dikhawatirkan memicu penurunan daya beli masyarakat di wilayah penghasil tembakau.

Ketua APTI Jatim menegaskan bahwa petani bukanlah pihak yang anti terhadap kesehatan. Namun, mereka berharap adanya ruang dialog agar regulasi yang diterapkan bersifat moderat tanpa harus mengorbankan keberlangsungan hidup ribuan petani tembakau di seluruh Indonesia.

Selain isu regulasi, dinamika ekonomi nasional juga terus dipantau, termasuk dalam hal efisiensi sektor energi seperti yang dilaporkan dalam Capaian Emisi Pertamina Semester I Lampaui Target 118 Persen yang mencerminkan upaya industri nasional dalam beradaptasi dengan standar global yang lebih ketat.

?️ Share Your Opinion!

Bagaimana pendapat Anda mengenai keseimbangan antara regulasi kesehatan dengan perlindungan ekonomi bagi petani tembakau lokal? Sampaikan pandangan Anda di kolom komentar.

Tetap ikuti LokaToday News untuk perkembangan terbaru mengenai kebijakan publik ini dan kunjungi Lokatoday.com untuk informasi selengkapnya.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
Author
Admin

Admin Verified Media or Organization • 28 Jun, 2026 Chief Editor

Hobi Nulis

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu