Inovasi Dosen Poltekkes Makassar: Mengubah Limbah Jadi Teknologi Penjernih Udara di Banta-Bantaeng

Dosen Poltekkes Kemenkes Makassar hadirkan teknologi air purifier berbasis eco enzyme untuk meningkatkan kualitas udara sehat bagi warga Banta-Bantaeng.

Admin
Admin Verified Media or Organization • 28 Jun, 2026 Chief Editor
calendar_today Aug 30, 2026 schedule 4:45 AM visibility 2
N
News
NEWS CARD
Logo
Inovasi Dosen Poltekkes Makassar: Mengubah Limbah Jadi Teknologi Penjernih Udara di Banta-Bantaeng
“Inovasi Dosen Poltekkes Makassar: Mengubah Limbah Jadi Teknologi Penjernih Udara di Banta-Bantaeng”
Favicon
Read more on www.lokatoday.com/s/15d29f
30 Aug 2026
https://www.lokatoday.com/s/15d29f
Copied
Inovasi Dosen Poltekkes Makassar: Mengubah Limbah Jadi Teknologi Penjernih Udara di Banta-Bantaeng
Image via Pexels - Inovasi Dosen Poltekkes Makassar: Mengubah Limbah Jadi Teknologi Penjernih Udara di Banta-Bantaeng

Key Highlights

  • Dosen Poltekkes Kemenkes Makassar memperkenalkan teknologi air purifier ramah lingkungan berbasis eco enzyme.
  • Program pemberdayaan ini menyasar warga Kelurahan Banta-Bantaeng untuk menekan polusi udara rumah tangga.
  • Inovasi ini memanfaatkan limbah organik rumah tangga sebagai bahan baku utama penjernih udara.

Solusi Kesehatan Berbasis Kearifan Lokal

Tim pengabdian masyarakat dari Poltekkes Kemenkes Makassar baru saja merampungkan program pemberdayaan di wilayah Banta-Bantaeng. Fokus utama kegiatan ini adalah penerapan teknologi tepat guna berupa alat penyaring udara atau air purifier yang memanfaatkan cairan eco enzyme.

Penggunaan eco enzyme dipilih karena efektivitasnya dalam menetralkan partikel berbahaya di udara. Bahan alami hasil fermentasi limbah kulit buah ini mampu meminimalisir polutan di dalam ruangan secara signifikan tanpa efek samping kimiawi.

Pemberdayaan Masyarakat dan Edukasi Lingkungan

Warga diajarkan cara mengolah sisa kulit buah menjadi cairan fermentasi yang kemudian diintegrasikan dengan perangkat mekanis penyaring udara. Inisiatif ini tidak hanya berfungsi sebagai alat kesehatan, tetapi juga mengedukasi warga mengenai pentingnya pengelolaan limbah domestik.

Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan lingkungan hidup. Fokus pada isu kesehatan masyarakat memang menjadi prioritas, serupa dengan bagaimana Kemendikdasmen Resmi Luncurkan PSPB: Era Baru Kolaborasi untuk Pendidikan Bermutu dalam mengintegrasikan program kolaboratif di berbagai sektor.

Dampak Positif bagi Kualitas Udara Domestik

Alat ini dirancang dengan struktur sederhana agar mudah dirawat oleh warga secara mandiri. Dengan biaya operasional yang minim, teknologi ini menjadi solusi terjangkau bagi rumah tangga yang ingin menciptakan sirkulasi udara lebih bersih.

Penerapan teknologi tepat guna di tingkat akar rumput seperti ini diharapkan dapat mengurangi risiko gangguan pernapasan akibat polusi udara dalam rumah. Selain aspek kesehatan, efisiensi dalam pengelolaan sumber daya menjadi kunci utama keberhasilan program ini. Berbagai sektor kini tengah berlomba menciptakan stabilitas, seperti halnya Langkah Strategis Bank Indonesia Jaga Stabilitas Rupiah Pasca Transisi Kepemimpinan yang terus dimonitor dampaknya oleh publik.

Terus ikuti Lokatoday.com untuk mendapatkan perkembangan terbaru mengenai inovasi teknologi komunitas dan informasi kesehatan lainnya.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
Author
Admin

Admin Verified Media or Organization • 28 Jun, 2026 Chief Editor

Hobi Nulis

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu