Kiai Sepuh Minta Muktamirin Jaga Marwah: Muktamar NU Harus Menjadi Ajang Pemersatu

Para kiai sepuh menyerukan agar muktamirin menjaga marwah organisasi dan menghindari pertikaian selama proses Muktamar Nahdlatul Ulama berlangsung.

Admin
Admin Verified Media or Organization • 28 Jun, 2026 Chief Editor
calendar_today Oct 27, 2026 schedule 10:30 PM visibility 1
N
News
NEWS CARD
Logo
Kiai Sepuh Minta Muktamirin Jaga Marwah: Muktamar NU Harus Menjadi Ajang Pemersatu
“Kiai Sepuh Minta Muktamirin Jaga Marwah: Muktamar NU Harus Menjadi Ajang Pemersatu”
Favicon
Read more on www.lokatoday.com/s/3fe5b6
27 Oct 2026
https://www.lokatoday.com/s/3fe5b6
Copied
Kiai Sepuh Minta Muktamirin Jaga Marwah: Muktamar NU Harus Menjadi Ajang Pemersatu
Image via Pexels - Kiai Sepuh Minta Muktamirin Jaga Marwah: Muktamar NU Harus Menjadi Ajang Pemersatu

Key Highlights

  • Para kiai sepuh menekankan pentingnya menjaga marwah organisasi dalam setiap tahapan Muktamar.
  • Potensi gesekan antar pendukung menjadi perhatian serius agar tidak mencederai nilai-nilai persaudaraan NU.
  • Muktamar diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas umat, bukan sekadar pergantian kepemimpinan.

Menjaga Marwah di Tengah Dinamika Organisasi

Menjelang perhelatan besar Muktamar Nahdlatul Ulama, suara dari para kiai sepuh mulai bergema dengan nada peringatan yang cukup tegas. Para ulama kharismatik ini meminta seluruh muktamirin atau peserta muktamar untuk mengedepankan etika dan menjaga kehormatan organisasi di atas segala kepentingan pragmatis.

Perdebatan yang muncul di permukaan dalam setiap suksesi organisasi besar memang hal yang lazim. Namun, para kiai mengingatkan bahwa marwah NU sebagai organisasi Islam terbesar harus tetap menjadi prioritas utama. Pertikaian yang tidak perlu dianggap hanya akan melemahkan fondasi persatuan yang selama ini dijaga oleh para pendiri.

Solidaritas Sebagai Fokus Utama

Dalam pertemuan terbatas, beberapa kiai sepuh menyoroti pentingnya menjaga suasana tetap sejuk di tengah dinamika pemilihan yang sering kali memanas. Mereka berharap para peserta tidak terjebak dalam arus polarisasi yang bisa merusak jalinan silaturahmi antar warga Nahdliyin.

Selain menjaga etika di internal, fokus organisasi juga diharapkan tidak melenceng dari agenda besar kerakyatan. Sebagaimana pesan yang sering disampaikan dalam berbagai forum nasional, termasuk mengenai pentingnya menjaga stabilitas bangsa seperti dalam kebijakan yang baru-baru ini dibahas soal Prabowo Subianto Larang Penyambutan Berlebihan: Fokus pada Efisiensi Kerja, efisiensi dan kesederhanaan harus menjadi napas dalam setiap agenda besar.

Para ulama pun mengingatkan bahwa setiap langkah yang diambil dalam muktamar akan diawasi oleh jamaah di akar rumput. Jangan sampai agenda besar ini justru menjadi ajang yang melupakan nilai-nilai kemanusiaan, berbeda halnya dengan kondisi yang membutuhkan perhatian khusus pada sisi kemanusiaan seperti dalam Insiden Yahukimo: Pilot AS Ditembak, Pesawat AMA Hangus Terbakar, Amnesty Soroti Pelanggaran HAM Tragis yang menyita perhatian global.

?️ Share Your Opinion!

Bagaimana pendapat Anda mengenai pentingnya menjaga kedamaian dan marwah organisasi dalam setiap perhelatan muktamar besar di Indonesia? Sampaikan pandangan Anda di kolom komentar.

Tetap ikuti LokaToday News untuk perkembangan terbaru mengenai jalannya Muktamar NU dan peristiwa penting lainnya di tanah air.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
Author
Admin

Admin Verified Media or Organization • 28 Jun, 2026 Chief Editor

Hobi Nulis

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu