Muktamar Ke-35 NU: Mekanisme Pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum Ditetapkan

Muktamar ke-35 NU kembali menegaskan perbedaan mekanisme pemilihan Rais Aam melalui sistem AHWA dan Ketua Umum dengan prinsip satu orang satu suara.

Admin
Admin Verified Media or Organization • 28 Jun, 2026 Chief Editor
calendar_today Oct 30, 2026 schedule 9:30 AM visibility 1
N
News
NEWS CARD
Logo
Muktamar Ke-35 NU: Mekanisme Pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum Ditetapkan
“Muktamar Ke-35 NU: Mekanisme Pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum Ditetapkan”
Favicon
Read more on www.lokatoday.com/s/6f947f
30 Oct 2026
https://www.lokatoday.com/s/6f947f
Copied
Muktamar Ke-35 NU: Mekanisme Pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum Ditetapkan
Image via Pexels - Muktamar Ke-35 NU: Mekanisme Pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum Ditetapkan

Key Highlights

  • Rais Aam dipilih melalui sistem Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA).
  • Ketua Umum PBNU ditentukan melalui mekanisme pemungutan suara (one man one vote).
  • Muktamar menjadi forum tertinggi untuk menentukan arah kebijakan organisasi lima tahun ke depan.

Struktur Kepemimpinan dan Mekanisme Pemilihan

Penyelenggaraan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) membawa perhatian besar pada penentuan posisi pucuk pimpinan organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut. Para peserta muktamar sepakat mempertahankan dua jalur pemilihan yang berbeda untuk posisi Rais Aam dan Ketua Umum PBNU.

Pemilihan Rais Aam tetap menggunakan sistem Ahlul Halli wal Aqdi atau AHWA. Sistem ini melibatkan para ulama sepuh yang dipilih oleh muktamirin untuk bermusyawarah dan menentukan sosok yang paling tepat menjabat sebagai Rais Aam. Pendekatan ini dinilai mampu menjaga marwah kiai dalam memimpin organisasi.

Prinsip Demokrasi dalam Pemilihan Ketua Umum

Sementara itu, posisi Ketua Umum PBNU tetap menggunakan prinsip satu orang satu suara atau one man one vote. Mekanisme ini memberikan hak pilih kepada seluruh perwakilan wilayah dan cabang untuk menentukan sosok yang akan memimpin operasional organisasi selama lima tahun ke depan.

Proses ini mencerminkan dinamika demokrasi di dalam lingkungan organisasi keagamaan. Setiap kandidat harus memenuhi persyaratan administratif dan dukungan minimal dari pengurus di berbagai tingkatan sebelum dinyatakan sah untuk berlaga dalam pemilihan.

Sinergi dan Agenda Organisasi

Muktamar ini bukan sekadar ajang pergantian pimpinan. Agenda utama yang dibahas mencakup penguatan ekonomi umat, pendidikan, serta peran kebangsaan NU dalam menghadapi tantangan era digital. Di sisi lain, isu-isu lingkungan juga menjadi perhatian serius dalam diskusi komisi-komisi di muktamar, sejalan dengan pentingnya menjaga keberlanjutan alam sebagaimana disoroti dalam kebijakan Tindak Tegas Lingkungan: Walkot Farhan Bekukan Izin Videotron SixNine Padel Usai Penebangan 10 Pohon.

Kesiapan teknis dan keamanan menjadi prioritas utama agar seluruh rangkaian acara berjalan tertib. Harapannya, hasil muktamar ini dapat membawa dampak positif bagi kemaslahatan masyarakat luas di Indonesia. Teruslah membaca Lokatoday.com untuk informasi terbaru tentang ini.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
Author
Admin

Admin Verified Media or Organization • 28 Jun, 2026 Chief Editor

Hobi Nulis

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu