Kesenjangan Suara: SIEJ Peringatkan Minimnya Representasi Masyarakat Adat dalam Pemberitaan RUU
SIEJ menyoroti minimnya representasi suara masyarakat adat dalam pemberitaan rancangan undang-undang, menegaskan pentingnya liputan yang lebih inklusif.
N
News
NEWS CARD
“Kesenjangan Suara: SIEJ Peringatkan Minimnya Representasi Masyarakat Adat dalam Pemberitaan RUU”
Read more on
www.lokatoday.com/s/cc82fe
31 Jul 2026
Key Highlights
- Jaringan Jurnalis Lingkungan Indonesia (SIEJ) menyoroti masih minimnya suara masyarakat adat dalam pemberitaan Rancangan Undang-Undang (RUU).
- Kurangnya representasi ini dianggap menghambat partisipasi publik yang bermakna dan berpotensi merugikan hak-hak komunitas adat.
- SIEJ mendesak media untuk lebih proaktif dan inklusif dalam mengangkat perspektif masyarakat adat dalam setiap liputan RUU.
Jakarta – Jaringan Jurnalis Lingkungan Indonesia (SIEJ) baru-baru ini menyuarakan keprihatinan mendalam terkait minimnya ruang bagi suara masyarakat adat dalam pemberitaan mengenai Rancangan Undang-Undang (RUU). Fenomena ini dianggap sebagai isu krusial yang berdampak pada proses legislasi yang adil dan partisipatif.
auto_awesome
Ai Assisted
This article is curated and summarized by AI from multiple sources.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0
Author
Admin Verified Media or Organization • 28 Jun, 2026 Chief Editor
Hobi Nulis