Tragedi di Desa Sade: Manuskrip Lontar Berusia Ratusan Tahun Ludes Dilalap Si Jago Merah

Kebakaran hebat melanda Desa Adat Sade, Lombok, menghanguskan rumah adat serta manuskrip lontar kuno yang tak ternilai harganya. Sejarah terancam hilang.

Admin
Admin Verified Media or Organization • 28 Jun, 2026 Chief Editor
calendar_today Oct 20, 2026 schedule 4:00 PM visibility 1
N
News
NEWS CARD
Logo
Tragedi di Desa Sade: Manuskrip Lontar Berusia Ratusan Tahun Ludes Dilalap Si Jago Merah
“Tragedi di Desa Sade: Manuskrip Lontar Berusia Ratusan Tahun Ludes Dilalap Si Jago Merah”
Favicon
Read more on www.lokatoday.com/s/e7ad64
20 Oct 2026
https://www.lokatoday.com/s/e7ad64
Copied
Tragedi di Desa Sade: Manuskrip Lontar Berusia Ratusan Tahun Ludes Dilalap Si Jago Merah
Image via Pexels - Tragedi di Desa Sade: Manuskrip Lontar Berusia Ratusan Tahun Ludes Dilalap Si Jago Merah

Key Highlights

  • Kebakaran hebat melanda pemukiman adat Desa Sade di Lombok Tengah.
  • Sejumlah manuskrip lontar kuno yang berusia ratusan tahun dilaporkan ikut terbakar.
  • Pihak berwenang masih melakukan investigasi mendalam terkait penyebab utama musibah ini.

Duka Mendalam bagi Warisan Budaya

Dunia pelestarian budaya kini tengah berkabung menyusul peristiwa kebakaran yang menimpa Desa Adat Sade, Lombok Tengah. Si jago merah melalap sejumlah bangunan tradisional yang menjadi ikon pariwisata sekaligus pusat pelestarian tradisi Sasak.

Yang paling memprihatinkan, kebakaran tersebut tidak hanya merusak struktur fisik bangunan yang terbuat dari bahan alami, namun juga memusnahkan koleksi manuskrip lontar kuno. Naskah-naskah bersejarah ini merupakan catatan penting yang mengandung nilai kearifan lokal serta silsilah masyarakat setempat yang telah dijaga turun-temurun.

? Did You Know? Desa Sade dikenal sebagai desa adat yang masih mempertahankan arsitektur rumah tradisional dengan lantai yang menggunakan campuran tanah liat dan kotoran kerbau sebagai bagian dari ritual kebersihan mereka.

Upaya Pemadaman dan Dampak bagi Masyarakat

Masyarakat setempat bersama petugas pemadam kebakaran berupaya keras melokalisasi kobaran api agar tidak merambat ke area hunian lain yang lebih padat. Meski api berhasil dikendalikan, kerusakan pada situs bersejarah ini dianggap sebagai kehilangan besar bagi identitas kultural Pulau Lombok.

Para tetua adat kini tengah mendata kerugian materiil serta artefak budaya yang tersisa. Insiden ini mengingatkan publik akan pentingnya sistem proteksi kebakaran yang lebih canggih di kawasan situs cagar budaya agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Sementara masyarakat menantikan langkah pemulihan, penegakan hukum terhadap berbagai tindak kejahatan yang meresahkan bangsa tetap berjalan, seperti dalam upaya Pelaku Pembunuhan dan Pemerkosaan di Tangerang Akhirnya Diringkus Polisi untuk menjaga ketertiban sosial. Tetap ikuti LokaToday News untuk perkembangan terbaru mengenai pelestarian Desa Sade.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
Author
Admin

Admin Verified Media or Organization • 28 Jun, 2026 Chief Editor

Hobi Nulis

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu