60 Hektare Savana Gunung Bromo Ludes Dilalap Api, Jalur Wisata Ditutup Total

Kebakaran hebat melanda 60 hektare savana di Gunung Bromo, menyebabkan penutupan total jalur wisata. Upaya pemadaman terus dilakukan.

Admin
Admin Verified Media or Organization • 28 Jun, 2026 Chief Editor
calendar_today Aug 12, 2026 schedule 5:45 PM visibility 2
N
News
NEWS CARD
Logo
60 Hektare Savana Gunung Bromo Ludes Dilalap Api, Jalur Wisata Ditutup Total
“60 Hektare Savana Gunung Bromo Ludes Dilalap Api, Jalur Wisata Ditutup Total”
Favicon
Read more on www.lokatoday.com/s/195dcb
12 Aug 2026
https://www.lokatoday.com/s/195dcb
Copied
60 Hektare Savana Gunung Bromo Ludes Dilalap Api, Jalur Wisata Ditutup Total
Image via Pexels - 60 Hektare Savana Gunung Bromo Ludes Dilalap Api, Jalur Wisata Ditutup Total

Key Highlights

  • Kebakaran hebat melalap sekitar 60 hektare savana dan hutan di kawasan Gunung Bromo.
  • Seluruh akses menuju destinasi wisata Gunung Bromo ditutup sementara demi keamanan pengunjung dan proses pemadaman.
  • Ratusan personel gabungan dikerahkan untuk memadamkan api yang sulit dijangkau karena medan terjal dan angin kencang.

Kobaran Api Melanda Jantung Bromo

Api kembali berkobar hebat di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), melalap savana dan area hutan. Insiden ini terjadi di sisi utara lautan pasir, tepatnya di area Bantengan dan Jemplang, Probolinggo. Peristiwa ini memicu kekhawatiran mendalam akan kelestarian ekosistem unik di salah satu ikon pariwisata Indonesia.

Estimasi awal menyebutkan sekitar 60 hektare lahan telah hangus terbakar. Kebakaran ini menambah daftar panjang insiden serupa yang kerap terjadi di musim kemarau, mengancam keindahan alam dan keanekaragaman hayati Gunung Bromo.

Penutupan Total Akses Wisata

Sebagai respons cepat terhadap bencana ini, Balai Besar TNBTS mengumumkan penutupan total seluruh jalur pendakian dan wisata menuju Gunung Bromo. Penutupan ini berlaku efektif segera hingga batas waktu yang belum ditentukan. Langkah ini diambil untuk menjamin keselamatan pengunjung serta mempermudah akses bagi tim pemadam kebakaran.

Jalur-jalur utama seperti dari Probolinggo (Cemoro Lawang), Malang (Coban Trisula), dan Pasuruan (Wonokitri) kini tidak dapat diakses. Keputusan ini berdampak langsung pada ribuan wisatawan yang telah merencanakan kunjungan ke Bromo, baik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Perjuangan Melawan Api di Medan Sulit

Ratusan personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, relawan TNBTS, dan masyarakat setempat bahu-membahu memadamkan api. Mereka menghadapi tantangan berat berupa medan terjal, angin kencang, dan titik api yang sulit dijangkau. Pemadaman dilakukan secara manual menggunakan gepyok dan alat seadanya.

Beberapa helikopter water bombing juga dikerahkan untuk membantu memadamkan api dari udara. Fokus utama adalah mencegah api merembet lebih luas ke area hutan lindung yang lebih padat. Upaya ini memerlukan koordinasi yang solid dan pasokan air yang memadai di tengah kondisi geografis yang menantang.

Dampak Ekonomi dan Lingkungan yang Signifikan

Penutupan kawasan Bromo jelas membawa konsekuensi serius bagi sektor pariwisata dan perekonomian lokal. Para pelaku usaha, mulai dari pengelola homestay, pedagang souvenir, hingga penyedia jasa jip wisata, merasakan dampak langsung dari sepinya pengunjung. Mereka menggantungkan hidup dari pariwisata yang kini terhenti secara mendadak.

Pengalaman serupa dengan dampak penutupan atau pembatasan area publik telah terlihat di berbagai wilayah. DPR RI bahkan pernah merekomendasikan penutupan sementara KBS terkait dugaan korupsi, yang menunjukkan bagaimana gangguan operasional dapat mempengaruhi lingkungan sekitar. Penutupan di Bromo ini dikhawatirkan akan menimbulkan kesulitan ekonomi bagi warga setempat, serupa dengan tantangan yang dialami warga lokal di Bali akibat meroketnya biaya hidup dan kesulitan mencari hunian.

Dari sisi lingkungan, kebakaran ini merusak habitat flora dan fauna endemik Bromo. Regenerasi savana dan hutan memerlukan waktu yang sangat lama, mengancam keseimbangan ekosistem. Edukasi dan kesadaran wisatawan menjadi kunci untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang, terutama di musim kemarau panjang.

?️ Share Your Opinion!

Menurut Anda, langkah pencegahan seperti apa yang paling efektif untuk melindungi keindahan alam Gunung Bromo dari ancaman kebakaran hutan di masa depan?

Untuk liputan berita yang lebih detail tentang perkembangan peristiwa ini dan informasi terbaru lainnya, kunjungi Lokatoday.com.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
Author
Admin

Admin Verified Media or Organization • 28 Jun, 2026 Chief Editor

Hobi Nulis

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu