Sindikat Penipuan Daring di Medan Digerebek: Mengaku Petugas OJK hingga Polisi

Sindikat penipuan daring di Medan digerebek polisi. Pelaku beraksi dengan modus menyamar sebagai petugas OJK dan anggota kepolisian untuk peras korban.

Admin
Admin Verified Media or Organization • 28 Jun, 2026 Chief Editor
calendar_today Aug 13, 2026 schedule 10:45 AM visibility 0
N
News
NEWS CARD
Logo
Sindikat Penipuan Daring di Medan Digerebek: Mengaku Petugas OJK hingga Polisi
“Sindikat Penipuan Daring di Medan Digerebek: Mengaku Petugas OJK hingga Polisi”
Favicon
Read more on www.lokatoday.com/s/d5528c
13 Aug 2026
https://www.lokatoday.com/s/d5528c
Copied
Sindikat Penipuan Daring di Medan Digerebek: Mengaku Petugas OJK hingga Polisi
Image via Pexels - Sindikat Penipuan Daring di Medan Digerebek: Mengaku Petugas OJK hingga Polisi

Key Highlights

  • Tim kepolisian berhasil membongkar markas sindikat penipuan daring berskala besar di Kota Medan.
  • Para pelaku menjalankan aksinya dengan menyamar sebagai petugas otoritas keuangan dan aparat penegak hukum.
  • Penyitaan sejumlah perangkat komunikasi menjadi bukti kuat dalam operasi penggerebekan tersebut.

Modus Operandi Sindikat Penipuan

Sebuah lokasi di Kota Medan mendadak dipenuhi personel kepolisian setelah terungkapnya aktivitas mencurigakan yang diduga sebagai markas sindikat penipuan daring. Kelompok ini menyasar korban dengan modus yang sangat terorganisir, yakni menelpon korban sembari mengaku sebagai petugas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atau anggota kepolisian.

Dengan menggunakan teknik manipulasi psikologis, para pelaku mengintimidasi korban melalui telepon. Mereka sering kali menyebutkan adanya data bermasalah atau keterlibatan korban dalam tindak pidana, yang kemudian diikuti dengan tuntutan transfer sejumlah uang untuk menyelesaikan perkara tersebut secara 'damai'.

? Did You Know? Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak pernah melakukan penagihan hutang atau meminta transfer dana pribadi kepada nasabah melalui saluran telepon individu.

Tindakan Tegas Kepolisian

Dalam penggerebekan tersebut, pihak berwajib mengamankan sejumlah barang bukti berupa puluhan ponsel, daftar nomor kontak calon korban, serta naskah percakapan yang digunakan pelaku untuk meyakinkan targetnya. Operasi ini merupakan bagian dari upaya intensif aparat dalam menekan angka kejahatan siber yang semakin meresahkan masyarakat luas.

Penyelidikan saat ini terus dikembangkan guna mengungkap apakah ada jaringan yang lebih besar di balik operasi penipuan ini. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap panggilan telepon dari pihak yang tidak dikenal, terutama yang meminta informasi sensitif atau transaksi keuangan mendadak.

Sembari memantau kasus hukum ini, pembaca juga dapat menyimak informasi mengenai dinamika kebijakan nasional lainnya seperti Mahkamah Konstitusi Jadwalkan Putusan Gugatan Program Makan Bergizi Gratis Besok. Tetap ikuti LokaToday News untuk mendapatkan perkembangan terbaru mengenai upaya pemberantasan kejahatan siber di tanah air.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
Author
Admin

Admin Verified Media or Organization • 28 Jun, 2026 Chief Editor

Hobi Nulis

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu