Wasekjen PBNU Ingatkan Kader: Jangan Biarkan Muktamar Picu Perpecahan Internal

PBNU mengimbau seluruh warga NU agar tetap menjaga persatuan dan tidak saling menjatuhkan di tengah dinamika menyambut gelaran Muktamar.

Admin
Admin Verified Media or Organization • 28 Jun, 2026 Chief Editor
calendar_today Oct 20, 2026 schedule 11:00 PM visibility 1
N
News
NEWS CARD
Logo
Wasekjen PBNU Ingatkan Kader: Jangan Biarkan Muktamar Picu Perpecahan Internal
“Wasekjen PBNU Ingatkan Kader: Jangan Biarkan Muktamar Picu Perpecahan Internal”
Favicon
Read more on www.lokatoday.com/s/276635
20 Oct 2026
https://www.lokatoday.com/s/276635
Copied
Wasekjen PBNU Ingatkan Kader: Jangan Biarkan Muktamar Picu Perpecahan Internal
Image via Pexels - Wasekjen PBNU Ingatkan Kader: Jangan Biarkan Muktamar Picu Perpecahan Internal

Key Highlights

  • PBNU menekankan pentingnya menjaga marwah organisasi di tengah dinamika pemilihan.
  • Perbedaan pilihan dalam Muktamar merupakan hal lumrah yang tidak boleh mencederai ukhuwah.
  • Seluruh warga NU diimbau tetap fokus pada pengabdian umat daripada sekadar persaingan jabatan.

Pesan Persatuan di Tengah Dinamika Organisasi

Dinamika organisasi besar seperti Nahdlatul Ulama (NU) sering kali memuncak saat memasuki agenda besar seperti Muktamar. Terkait hal tersebut, Wakil Sekretaris Jenderal PBNU mengeluarkan imbauan tegas agar seluruh elemen warga NU tetap mengedepankan etika organisasi serta persaudaraan di atas segala kepentingan pragmatis.

Perbedaan aspirasi dalam forum tertinggi organisasi adalah sesuatu yang wajar terjadi. Namun, proses ini diharapkan tidak menjadi celah untuk saling menjatuhkan atau mencederai hubungan sesama warga Nahdliyin yang selama ini terjalin erat dalam bingkai tradisi keagamaan.

? Did You Know? Muktamar Nahdlatul Ulama merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi dalam organisasi yang digelar secara berkala untuk menentukan arah kebijakan dan kepemimpinan lima tahun ke depan.

Menjaga Marwah Nahdlatul Ulama

Fokus utama yang harus dipegang teguh oleh setiap kader adalah pengabdian kepada umat dan bangsa. Jangan sampai energi yang seharusnya digunakan untuk kemaslahatan masyarakat justru habis untuk konflik internal yang tidak produktif selama masa transisi kepemimpinan.

Sikap bijak dalam menyikapi kontestasi menjadi kunci agar marwah organisasi tetap terjaga di mata publik. Hal ini mencerminkan kedewasaan berorganisasi yang selama ini menjadi ciri khas dari para pengikut Nahdlatul Ulama di seluruh Indonesia.

Di sisi lain, penting bagi setiap warga untuk tetap kritis terhadap isu-isu sosial yang ada di sekitar mereka. Jika Anda tertarik pada berita seputar dinamika hukum, simak pula informasi mengenai Komisi Yudisial Sampaikan Permohonan Maaf kepada Mahkamah Agung Terkait Data Pelanggaran Hakim yang baru-baru ini mencuat ke publik. Ikuti LokaToday News untuk selalu mendapatkan berita terkini.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
Author
Admin

Admin Verified Media or Organization • 28 Jun, 2026 Chief Editor

Hobi Nulis

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu