Densus 88 Bedah Film Jihad Selfie di Sekolah: Langkah Strategis Tangkal Radikalisme

Densus 88 Antiteror Polri menggelar bedah film Jihad Selfie untuk mengedukasi siswa dan guru mengenai bahaya radikalisme di lingkungan pendidikan.

Admin
Admin Verified Media or Organization • 28 Jun, 2026 Chief Editor
calendar_today Sep 28, 2026 schedule 4:30 PM visibility 0
N
News
NEWS CARD
Logo
Densus 88 Bedah Film Jihad Selfie di Sekolah: Langkah Strategis Tangkal Radikalisme
“Densus 88 Bedah Film Jihad Selfie di Sekolah: Langkah Strategis Tangkal Radikalisme”
Favicon
Read more on www.lokatoday.com/s/191e70
28 Sep 2026
https://www.lokatoday.com/s/191e70
Copied
Densus 88 Bedah Film Jihad Selfie di Sekolah: Langkah Strategis Tangkal Radikalisme
Image via Pexels - Densus 88 Bedah Film Jihad Selfie di Sekolah: Langkah Strategis Tangkal Radikalisme

Key Highlights

  • Densus 88 menggunakan media film dokumenter untuk menjelaskan pola rekrutmen kelompok radikal.
  • Kegiatan ini menyasar kalangan pendidik dan pelajar sebagai garda terdepan literasi digital.
  • Fokus utama adalah membangun nalar kritis agar generasi muda tidak mudah terpapar propaganda ekstremisme di media sosial.

Pendekatan Edukasi Melalui Media Visual

Densus 88 Antiteror Polri kini semakin aktif merangkul lingkungan sekolah untuk memperkuat ketahanan terhadap paham radikalisme. Melalui diskusi interaktif bertajuk bedah film 'Jihad Selfie', aparat keamanan memberikan wawasan baru kepada para guru dan siswa mengenai bagaimana narasi kekerasan disebarkan melalui platform digital.

Film ini dipilih karena mampu menggambarkan realitas perjalanan seseorang yang terjerat propaganda tanpa harus melalui pendekatan konvensional yang membosankan. Diskusi ini bertujuan memberikan pemahaman praktis bahwa proses rekrutmen kelompok radikal sering kali dimulai dari pertemanan di dunia maya yang tampak tidak berbahaya.

? Did You Know? Film Jihad Selfie karya Noor Huda Ismail merupakan dokumenter yang mengikuti perjalanan seorang pemuda Indonesia yang terobsesi dengan kelompok radikal di Suriah, yang memberikan gambaran nyata tentang betapa cepatnya seseorang terpengaruh melalui media sosial.

Literasi Digital di Era Disrupsi Informasi

Pihak kepolisian menekankan pentingnya peran guru dalam mengawasi pergaulan digital siswa. Literasi media menjadi kunci utama agar narasi-narasi ekstremis dapat segera dikenali dan diantisipasi sebelum masuk ke dalam lingkungan pendidikan formal.

Upaya preventif ini sejalan dengan berbagai langkah penegakan hukum di tanah air yang tetap memegang prinsip keadilan. Sebagaimana dalam penanganan berbagai kasus sensitif, transparansi dan edukasi publik menjadi pilar penting. Simak pula ulasan mengenai bagaimana Kewenangan Membesar Tanpa Pengawasan? Polisi Dituding 'Melampaui Batas' dalam Penanganan Demo Agustus 2025 yang kini menjadi sorotan publik terkait proporsionalitas tindakan aparat.

Ke depannya, inisiatif serupa diharapkan dapat diintegrasikan lebih dalam pada kurikulum sekolah sebagai bagian dari upaya nasional menciptakan generasi muda yang tangguh. Untuk mengikuti perkembangan berita terkini mengenai isu keamanan dan sosial, teruslah membaca Lokatoday.com.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
Author
Admin

Admin Verified Media or Organization • 28 Jun, 2026 Chief Editor

Hobi Nulis

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu