Uji Tembak Roket MLRS Vampire, Korps Marinir Perkuat Alutsista Modern

Korps Marinir TNI AL sukses melaksanakan uji tembak roket MLRS Vampire 122mm untuk memperkuat kapabilitas pertahanan dan kesiapan tempur prajurit.

Admin
Admin Verified Media or Organization • 28 Jun, 2026 Chief Editor
calendar_today Aug 28, 2026 schedule 3:45 AM visibility 1
N
News
NEWS CARD
Logo
Uji Tembak Roket MLRS Vampire, Korps Marinir Perkuat Alutsista Modern
“Uji Tembak Roket MLRS Vampire, Korps Marinir Perkuat Alutsista Modern”
Favicon
Read more on www.lokatoday.com/s/8becf6
28 Aug 2026
https://www.lokatoday.com/s/8becf6
Copied
Uji Tembak Roket MLRS Vampire, Korps Marinir Perkuat Alutsista Modern
Image via Pexels - Uji Tembak Roket MLRS Vampire, Korps Marinir Perkuat Alutsista Modern

Key Highlights

  • Korps Marinir melaksanakan uji fungsi teknis sistem senjata MLRS Vampire kaliber 122 mm.
  • Latihan ini bertujuan memastikan kesiapan operasional alutsista dalam menjaga kedaulatan wilayah laut.
  • Peningkatan kemampuan personel menjadi fokus utama di balik modernisasi persenjataan artileri.

Memperkuat Kapabilitas Artileri Medan

Korps Marinir TNI Angkatan Laut kembali menunjukkan tajinya dalam modernisasi alutsista dengan melaksanakan uji coba tembak roket Multi Launch Rocket System (MLRS) Vampire kaliber 122 milimeter. Kegiatan yang berlangsung di pusat latihan tempur ini dirancang untuk menguji presisi serta kesiapan teknis sistem senjata tersebut dalam skenario pertempuran nyata.

Sistem Vampire dikenal karena mobilitasnya yang tinggi dan kemampuannya untuk meluncurkan rentetan roket secara simultan dalam waktu singkat. Pengoperasian senjata ini menuntut integrasi yang sempurna antara awak kendaraan dan sistem kendali tembak yang terpasang di atas platform kendaraan taktis khusus.

? Did You Know? Sistem MLRS (Multiple Launch Rocket System) pertama kali dikembangkan secara masif pada masa Perang Dunia II, namun teknologinya telah berevolusi menjadi jauh lebih akurat dan mematikan dengan dukungan sistem komputerisasi modern.

Fokus pada Profesionalisme Prajurit

Penguasaan teknologi tempur menjadi syarat mutlak bagi setiap prajurit artileri di jajaran Korps Marinir. Para personel tidak hanya dilatih untuk menembak, tetapi juga melakukan kalkulasi balistik, pemeliharaan sistem mekanis, serta prosedur evakuasi posisi setelah melakukan penembakan agar tidak mudah terdeteksi musuh.

Komitmen tinggi terhadap kesiapan operasional ini sejalan dengan arahan pimpinan TNI terkait pentingnya kehadiran nyata pasukan di lapangan, sebagaimana yang ditekankan dalam kebijakan Prabowo Subianto Tegaskan Aparat Harus Terjun ke Lapangan: Jangan Jadi Jenderal Salon. Kedisiplinan dalam berlatih menjadi tulang punggung keberhasilan setiap misi pertahanan di medan operasi.

Evaluasi dan Pengembangan ke Depan

Hasil dari uji tembak ini akan menjadi data evaluasi penting bagi jajaran teknis Korps Marinir untuk menentukan efektivitas sistem di berbagai medan. Seluruh data hasil tembakan dianalisis secara ketat untuk memastikan tingkat akurasi tetap berada dalam parameter standar yang ditetapkan.

Pengembangan kemampuan pertahanan di tanah air memang terus bergerak dinamis. Selain fokus pada kekuatan tempur, pemerintah juga memastikan stabilitas di berbagai sektor, termasuk penanganan masalah sosial seperti yang diulas dalam laporan Pemkot Surabaya Pastikan Anak yang Dibawa Paksa Ayah Dalam Kondisi Baik. Tetap ikuti LokaToday News untuk perkembangan terbaru mengenai alutsista dan keamanan nasional.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
Author
Admin

Admin Verified Media or Organization • 28 Jun, 2026 Chief Editor

Hobi Nulis

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu